CIRI-CIRI ORANG YANG MUDAH MERAIH KEPERCAYAAN


GMABAR WAJAHJakarta, Masalah kepercayaan memang tak mudah ditumbuhkan. Biasanya butuh waktu dan interaksi sekian lama untuk bisa menyerahkan kepercayaan kepada orang lain. Walau demikian, sebuah penelitian menemukan bahwa orang dengan fitur wajah tertentu lebih cenderung mudah dipercaya.
Para peneliti di Republik Ceko menemukan bahwa orang yang bermata cokelat lebih dapat dipercaya dibandingkan orang yang bermata biru, kecuali jika si pemilik mata biru adalah pria dengan wajah yang lebar. Penelitian ini dilakukan oleh Karel Kleisner dari Universitas Charles dan diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE.

Kleisner meminta peserta dalam penelitian untuk memberi peringkat pada wajah pria dan wanita sejauh apa mereka bisa dipercaya didasarkan pada 2 fitur, yaitu warna mata dan bentuk wajah. Ternyata sebagian besar peserta melihat orang bermata cokelat lebih bisa dipercaya daripada yang bermata biru, terlepas dari jenis kelaminnya.

Seperti dikutip dari Medical Daily, Senin (14/1/2013), peneliti juga menemukan bahwa pria berwajah bulat dengan mulut dan dagu yang lebar dinilai lebih dapat dipercaya daripada pria berwajah tirus. Namun pada perempuan, fitur wajah seperti ini tidak memiliki efek seperti yang ditemukan pada pria.

Peneliti masih belum puas dan ingin menguji mana yang lebih penting untuk membentuk kepercayaan, apakah mata atau wajah? Maka peneliti memperlihatkan foto-foto wajah yang identik dalam segala hal, kecuali warna mata. Anehnya, mata cokelat ataupun biru sama-sama relatif lebih dapat dipercaya.

Ternyata bukan masalah warna mata saja yang membuat seseorang jadi cenderung lebih mudah dipercaya atau tidak, tetapi fitur wajah yang berhubungan dengan mata cokelatlah yang membuat wajah seseorang jadi cenderung lebih dapat dipercaya.

“Kami menyimpulkan bahwa meskipun orang bermata cokelat dianggap lebih dapat dipercaya daripada yang bermata biru, ternyata bukan mata warna cokelat saja yang menyebabkan orang lebih percaya, melainkan fitur wajah yang berhubungan dengan mata cokelat,” kata Kleisner.

Karena penelitian ini dilakukan di Eropa, mungkin kesimpulannya akan berbeda jika dilakukan di Asia, terutama mengenai masalah warna mata. Kleisner juga menjelaskan bahwa faktor budaya ikut mempengaruhi pembentukan kepercayaan terhadap seseorang.

sumber detik.com